Wamena,
BUMIPAPUA.COM - Sebanyak 403 unit rumah dan toko (ruko) terdampak
kerusuhan Wamena pada 23 September lalu akan mulai dilakukan pembangunannya.
Bupati
Kabupaten Jayawijaya, Jhon Richard Banua menyebutkan pengerjaan pembangunan
ruko dikerjakan oleh pengusaha orang asli Papua (OAP) yang terdaftar di Gapensi
cabang Jayawijaya.
"Kami
sudah berkomunikasi dengan Ketua Gapensi Jayawijaya untuk memproritaskan
pengusaha anak asli Papua untuk mengerjakan sekitar 403 unit ruko yang rusak
saat rusuh Wamena," jelas Jhon, usai melakukan pertemuan dengan
Kementerian Kordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di Wamena,
Selasa (5/11).
Kata Jhon,
untuk pengerjaan ruko kembali, Pemkab Jayawijaya juga akan membantu pengusaha
OAP mendapatkan kredit di Bank Papua. "Sistemnya ini kan dikerjakan dulu
oleh pengusaha OAP, lalu akan dibayarkan dari kementerian," ujarnya.
Jhon yakin
kontraktor asli Papua mampu mengerjakan pembangunan ratusan ruko ini. Apalagi
sudah banyak pekerjaan di Kabupaten Jayawijaya yang telah dikerjakan oleh
pengusaha OAP. "Nantinya, pemerintah akan membagi setiap pengusaha untuk
mengerjakan pembangunan ruko tersebut,” katanya.
Kepala
Balai Prasarana Pemukiman wilayah Papua, Cornelis Sagrim menyebutkan ratusan
ruko yang akan dibangun kembali berada di Pasar Wouma yang saat ini dikerjakan
oleh TNI.
Lalu ada
juga pembangunan kembali gedung pemerintahan, termasuk salah satu perguruan
tinggi swasta yang masih dikoordinasikan dalam proses pembangunannya kembali.
"Sesuai
perintah Bapak Presiden, waktu yang diberikan untuk perbaikan Pasar Wouma 2
minggu dan langsung diaktifkan kembali roda perekonomian di pasar ini,"
jelasnya.
Sumber :
bumipapua.com, 5 November 2019

Tidak ada komentar:
Posting Komentar